Jumat, 23 September 2016

Ojek Online Parkir Sembarangan di Pasar Minggu Ditertibkan


GULA77 - Pengemudi ojek online yang parkir liar di Jalan Pasar Minggu Raya, Pejaten Timur ditertibkan Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Selatan Kamis 22 September 2016.

"Sempat terjadi keributan karena ojek online tidak mau ditertibkan. Tapi mereka akhirnya berjanji, jika masih parkir liar di lokasi siap ditertibkan," kata Kepala Sudinhubtrans Jakarta Selatan, Christianto, Kamis (22/9/2016).

Menurut Christianto, dia sebenarnya merencanakan menindak ojek online yang parkir secara liar di lokasi itu dicabut pentil sepeda motornya. "Untuk menghindari keributan, akhirnya hanya diberi peringatkan dan dibuat perjanjian," ujarnya.

Dikatakan, penertiban ojek online di kawasan itu digelar sebagai tindak lanjut dari aduan masyarakat yang resah. Sebab, pengemudi ojek ini kerap membuat kemacetan arus lalu lintas di lokasi.(porosjakarta)


Pasangan Jompo Telah 54 Tahun Tinggal di Gua
'Floyd Mayweather Jr vs Conor McGregor' Batal 
Mantan Gelandang Mu Asal Korea Kembali ke Inggris



Selasa, 20 September 2016

Awal Oktober Taksi Online Tak Punya KIR, Akan Dikandangkan


GULA77 - Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengharapkan, Kementerian Perhubungan tidak mencabut peraturan taksi online. Sebab, aksi penolakan diberlakukannya uji kendaraan bermotor (KIR) hanya dilakukan oleh puluhan taksi online. Andri mengatakan, dalam peraturan tersebut mewajibkan uji KIR dan memiliki SIM A sebagai syarat beroperasinya taksi online.

"Mereka menuntut tidak usah KIR, tidak usah SIM A, tidak usah balik nama, kalau gitu suruh bikin aturan sendiri," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/9). Dia mengungkapkan, ada sekitar 7.000 unit taksi online yang beroperasi di Jakarta. Sedangkan, dari 7.000 unit, hanya 5.900 unit yang direkomendasi.

Di mana saat ini sudah 4.572 unit yang ikut uji KIR, dan 4.301 lulus sedangkan 271 tidak lulus. "Yang demo itu hanya sebagian kecil. Kalau tidak mau uji KIR, tidak balik nama, terus dia tetap boleh ngangkut penumpang, ya menang banyak dong. Yang 4.572 saja tidak keberatan kok," terangnya. Andri menegaskan, taksi online yang belum berizin akan dikandangkan pada awal Oktober mendatang.

Batas pengujian kendaraan bermotor umum dengan aplikasi berbasis teknologi berakhir 30 September mendatang. Andri menegaskan, taksi online yang belum berizin akan dikandangkan pada awal Oktober mendatang. Batas pengujian kendaraan bermotor umum dengan aplikasi berbasis teknologi berakhir 30 September mendatang. "Yang tidak berizin dan tidak mengikuti KIR akan kita razia," tuturnya.(Merdeka)

Jadikan Wanita Cantik Jadi Pengatur Lalulintas
Berita Bohong, Keluarga Schumacher Gugat Majalah
Rasa Frustasi, Kedua Pemain MU ini Berlatih Tinju



Minggu, 18 September 2016

PKL Kota Tua Menunggak Retribusi Hingga Rp 300 Juta


GULA77 - Pedagang kaki lima (PKL) binaan yang berada di Lokasi Sementara (Loksem) Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat menunggak retribusi hingga Rp 300 juta. Jumlah tersebut merupakan kumulasi dari banyaknya tunggakan selama 10 bulan terakhir.

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat, Sonar Sinurat mengatakan, dari data yang dimiliki ada 415 PKL yang seharusnya berdagang di loksem tersebut. Namun nyatanya hanya ada 382 PKL yang masih berdagang di sana.


"Retribusi itu tiap PKL per hari Rp 3.000. Bila sebanyak 382 PKL yang sudah menggunakan Jak-Card maka setiap bulannya Pemprov DKI mendapat pemasukan Rp 34 juta," ujar Sonar, Kamis (15/9/2016). Menurut Sonar, penunggakan sudah mulai terjadi dari tahun lalu.

Proses perhitungan hutang untuk tiap PKL pun tengah dilakukan. Sebab saat ini PKL mulai direlokasi ke Jalan Cengkeh. "Jika tidak kunjung dibayar, maka kami akan mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan PKL tersebut," tandasnya.(porosjakarta)

Ketua Ormas Anti Narkoba Malah Jadi Pengedar
Menghabiskan 6,5 Juta Untuk Selamatkan Ikan
Luke Shaw, Biang Kekalahan Manchester United



Jumat, 16 September 2016

Tidak Memiliki Izin Edar, Pabrik Makanan Bayi Bebiluck Digerebek


GULA77 - Sebuah parbik makanan bayi Bebiluck di Pergudangan Taman Tekhno Blok L2 No 35, Setu, Kota Tangerang Selatan, digerebek tim gabungan dari Kepolisian, Kejaksaan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang, Banten. Demikian ungkap Kepala Sub Bagian Humas Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisk Mansuri, dalam keterangannya, Jumat 16 September 2016.

Penggerebekan sudah dilakukan pada 15 September 2016 sekitar pukul 17.00 WIB-18.30 WIB. "Penggerebekan dipimpin Kepala BPOM Serang-Banten, Muhammad Kashuri, AKP Lili, anggota Bareskrim Polri Sub Direktorat Industri dan Perdagangan, Aiptu Samiun anggota Direktorat Krimsus Polda Metro Jaya, dan HM Mahmud sebagai Perwakilan Kejaksaan Tinggi Banten," kata Mansuri.

Sementara itu Kashuri mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi selama dua bulan untuk menelusuri makanan pendamping ASI dengan merek dagang Bebiluck. Setelah dilakukan investigasi, diketahui pabrik makanan tersebut dipasarkan melalui media internet atau online dan sudah tersebar ke hampir seluruh Indonesia. Karena sistem online lebih cepat dipasarkan dan dipesan oleh masyarakat.

"Pelanggaran yang pertama adalah makanan tersebut belum memiliki izin edar dari BPOM. Dan pelanggaran kedua adalah setelah dilakukan uji lab ternyata dalam makanan ini ada bakteri Ecoli dan bakteri Coliform yang melampaui ambang batas. Bakteri ini dapat menimbulkan diare dan gangguan pencernaan pada bayi mengingat pencernaan bayi sangat rentan terserang bakteri," kata Mansuri.

Terkait pelanggaran tersebut, BPOM bersama Kepolisian dan Kejaksaan melakukan penyegelan atau penutupan sementara pabrik Bebiluck sehingga tidak dapat memproduksi makanan sampai ada perkembangan lebih lanjut. Dalam catatan, produk ini diproduksi oleh PT. Hassana Boga Sejahtera, yang merupakan milik Lutfiel Hakim. Dipasarkan melalui website www.bebiluck.com. "Dalam satu hari rata-rata pabrik ini memproduksi tujuh kwintal makanan pendamping ASI," ujar Mansuri.(Viva)

Satu Lagi, Perempuan ini Polisikan Gatot
Pakai Plastik Dan Berakhir ke Rumah Sakit
Leicester Buktikan Pantas Tampil di Champion


Senin, 12 September 2016

Idul Adha, Ragunan Dipadati 30 Ribu Pengunjung


GULA77 - Sebanyak 30.000 pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan (TMR) hingga siang ini. Diprakirakan jumlah tersebut akan meningkat menjelang sore nanti. Kapolsek Pasar Minggu Kompol Zaky Alkazar Nasution mengatakan, pada Senin (12/9/2016) siang ini, kawasan TMR mengalami lonjakan pengunjung dibandingkan hari biasanya.

Lonjakan yang terjadi tampak begitu signifikan, tercatat sudah ada 30.000 pengunjung yang memadati TMR. "Sejak H-1 itu, pengunjung padat di TMR. Makanya, sejak kemarin pun kami kerahkan anggota di TMR, hari ini anggota yang melakukan pengamanan ada 300 personel," ujarnya. Menurut Zaky, sebanyak 110 personel disiagakan mengatur arus lalu lintas di seputaran TMR, sisanya pengamanan di dalam.

Pasalnya, sejak pertama kali di buka pada Senin (12/9/2016) pagi ini, sekitar pukul 09.09 WIB, kawasan TMR sudah didatangi ribuan pengunjung. "Saat baru dibuka itu, pengunjung sudah mengantre di pintu masuk TMR. Kendaraan saat ini sudah ada 1.630 kendaraan, paling banyak sepeda motor dan mobil pribadi," tuturnya.

Dia menambahkan, sejauh ini belum ada peristiwa kehilangan, baik itu anak yang terpisah dari orangtuanya maupun kehilangan tas dan dompetnya akibat terjatuh serta kecopetan. Polisi pun akan selalu bersiaga dan merespon laporan pengunjung apabila terjadi tindak pidana penjambretan.

"Kami imbau, jaga selalu anak-anaknya agar tak jauh dari jangkauan dan perhatikan barang bawaan saat berdesakan dengan pengunjung lainnya, jangan menggunakan perhiasan mencolok. Sebab, pengunjung pun diprediksi akan terus meningkat hingga sore nanti," tutupnya.(sindo)

Remaja 15 Tahun Akan Melakukan Serangan di Paris
Pria Jerman Rakit Sepeda Terberat di Dunia
Klub Ini Tak Terkalahkan dalam 103 Laga Kandang


Jumat, 09 September 2016

Idul Adha, Ahok Akan Sumbang 55 Sapi Untuk Penghuni Rusun


GULA77 - Umat muslim di Tanah Air, termasuk Jakarta, akan merayakan Idul Adha atau Hari Raya Kurban pada Senin (12/9/2016). Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, akan ikut menyumbang sapi, khususnya bagi warga penghuni rumah susun (rusun).

“Saya sumbang, ke semua rusun saya kasih, ada 7.000 kilogram,” kata Ahok, di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/9/2016). Jumlah tersebut, menurutnya, setara dengan 55 ekor sapi. Sehingga diperkirakan setiap keluarga penghuni rusun akan mendapatkan 1 kg daging sapi pada saat hari raya kurban.

“7.000 kg itu kira-kira 55 ekor. Setiap rumah 1 kg kami kasih,” imbuhnya. Saat ini, Pemprov DKI baru memiliki 22 tower rusun dengan total unit sekitar 14 ribu unit. “Tahun depan diupayakan terus bertambah,” tuntas Ahok.(poskota)

Edan ! Italia Bolehkan Masturbasi di Depan Umum
Sengaja Rampok Bank Untuk Jauh Dari Istrinya
Barcelona Dapat Kucuran Dana Rp2,06 Triliun




Rabu, 07 September 2016

Kolong Tol Lodan Raya Dipenuhi Lapak Tambal Baru dan Usaha Lainnya


GULA77 - Pasca ditertibkannya ratusan bangunan liar di bawah kolong tol Lodan Raya penuh bangunan. Kondisi ini diduga minimnya pengawasan sehingga banyak warga membuka lapak baru seperti tambal ban, warung dan usaha lainnya. “Kemarin lokasi ini sudah bersih dari bangunan liar, tapi kenapa sekarang penuh lagi.

 Makanya kami minta pemerintah segera mengambil tindakan,”terang ujar Stevanus Gunawan, salah seorang warga. Bahkan akibat tukang tambal ban dan usaha lainnya ini membuat akses jalan tersebut menjadi sempit. Akibatnya setiap jam-jam tertentu seperti pagi dan sore kondisinya kian macet dengan banyaknya kendaraan yang parkir. “Lokasi ini akan dibangun Ruang Publik Ramah Anak (RPTRA).


Tapi nyatanya sampai sekarang belum terealisasi malah dibiarkan diduduki warga lagi,” terangnya. Wakil Walikota Jakarta Utara, Yani Wahyu Purwoko mengaku pihaknya akan segera meminta kepada pihak kecamatan dan Satpol PP untuk segera mengambil tindakan. “Saya minta ini harus segera diambil tindakan sebelum jumlahnya kian banyak,”terang Yani Wahyu.(poskota)

Tanpa Karpet Merah, China Bantah Melecehkan Obama
Ingin Cepat Sampai, Pria ini Bikin Pesawat Capung
Indonesia Cukur Malaysia di Laga 'Comeback'