Senin, 05 September 2016
Reskrim Metro Jaya Berhasil Membongkar Penjualan Kosmetik dan Suplemen Palsu
GULA77 - Polisi membongkar praktek penjualan kosmetik dan suplemen palsu di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat, 29 Juli 2016. Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Fadil Imran mengatakan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menduga ada praktek produksi kosmetik dan suplemen palsu di ruko tempat usaha jasa pengiriman barang.
"Kosmetik produksinya itu dipasarkan secara online," kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Senin, 5 September 2016. Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya kemudian melacak akun jual online tersangka. Kemudian didapati alamat ruko yang juga dijadikan tempat usaha pengiriman barang. Fadil menjelaskan, tersangka berinisial WP, 28 tahun, mengaku sudah setahun menjalankan bisnis ini. Ia biasa menjual hasil produksinya di pasar pagi Jakarta Barat dan Pasar Asemka.
"Yang bersangkutan membuat merek sendiri dan tidak terdaftar di BPOM. Omzetnya hingga Rp 95 juta," tuturnya. Fadil menambahkan, tersangka biasa membeli bahan-bahan pembuatan kosmetiknya di Pasar Asemka atau langsung membeli kepada importir. Di TKP, polisi menyita 10 ribu kosmetik buatan tersangka dalam berbagai jenis dan merek. Selain itu, disita pula 1.960 bungkus suplemen kecantikan, 1.000 kotak kosong, 10 kilogram bahan pembuat lipstik, dan 1 bendel dokumen.
"Tersangka belajar membuat kosmetik secara otodidak," ujar Fadil. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 197 juncto Pasal 106 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dan atau Pasal 142 UU RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dan atau Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 9 ayat 1 huruf c dan Pasal 10 huruf c UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ancaman hukuman yang disangkakan adalah pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 4 miliar.(Tempo)
Mahasiswa ini Hilang, Ternyata Diculik Korut
Pria ini Ganti Kemudi Mobil Dengan Tutup Panci
Kurniawan DY, Maju Sebagai Calon Ketua PSSI
Sabtu, 03 September 2016
Petugas Dinsos DKI Dikeroyok Lima Pengemis di Mal Citraland
GULA77 - Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Barat dikeroyok pengemis. Beruntung, tiga dari lima pelaku pemukulan berhasil diciduk kepolisian. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Surya mengatakan, anak buahnya mengalami pengeroyokan bernama Yusuf. Saat kejadian, korban tengah melakukan pengawasan di sekitar mal pada pukul 20.00 WIB, Jumat (1/9) lalu.
Saat patroli, Yusuf melihat lima remaja akan mengemis. Korban pun mendatangi para remaja itu dan menegurnya. "Petugas kami sedang melakukan pengawasan secara persuasif. Melihat sekitar lima remaja berumur 15 hingga 18 tahun, yang gelagatnya ingin mengemis, maka kami peringatkan terlebih dahulu. Awalnya mereka mendengarkan," kata Surya, Minggu (4/9).
Setelah menegur dan kembali bertugas, lanjut Surya, anak buahnya itu tiba-tiba dikeroyok. Usai dikeroyok, korban langsung memanggil para petugas P3S lainnya di perempatan lampu merah Grogol, Jakarta Barat. Yusuf mengalami luka cukup parah dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sumber Waras. Sebab, para pengemis memukul korban juga memakai batu hingga balok. "Dia (Yusuf) malah dikeroyok, dipukul menggunakan batu dan balok hingga berdarah di bagian dahi dan kepala belakang," ujarnya.
"Yusuf mendapat luka tujuh jahitan di kening dan kepala belakang," tambahnya. Para rekan Yusuf langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Tanjung Duren. Kepolisian langsung membekuk tiga pelaku pemukulan tersebut. "Akhirnya tiga orang terduga pelaku itu kami bawa ke polsek untuk dimintai keterangan. Mereka akan diurus secara hukum karena tindakan pemukulan ini sudah masuk ranah hukum," pungkas Surya.(Merdeka)
Selundupkan Kokain, Dua Gadis Terancam Dipenjara
Anak Indonesia 12 Tahun Ini Jadi Mahasiswa Kanada
Ronaldinho Dikontrak Barcelona Lagi
Rabu, 31 Agustus 2016
Penggusuran di Rawajati, Seorang Warga Luka
GULA77 - Seorang warga luka-luka akibat kericuhan yang terjadi saat pembongkaran bangunan di Rawajati, Jakarta Selatan, Kamis 1 September 2016. Warga yang belum diketahui identitasnya ini terluka usai terlibat bentrok dengan ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Bentrokan antara warga dan aparat Satpol PP terjadi sekira pukul 07.40 WIB.
Bentrokan diawali ketika ratusan Satpol PP ke pemukiman di Rawajati. Datangnya ratusan Satpol PP tersebut dibalas lemparan botol oleh warga. Sekitar 10 menit bentrokan berlangsung, warga akhirnya menyerah. Warga yang kalah jumlah dengan ratusan aparat tersebut dipukul mundur.
Warga merelakan rumahnya dibongkar. Saat ini, mobil ekskavator sudah mulai meratakan bangunan yang ada di pinggir rel kereta api itu. Warga meletakkan perabot rumahnya di pinggir jalan sisi Apartemen Kalibata City.
Mereka belum memutuskan lokasi pindah. Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur pemukiman di RT 09 RW 04, Kelurahan Rawajati, Kamis. Penggusuran dilakukan karena bangunan di pemukiman itu liar. Selain itu, pembongkaran bangunan untuk mengembalikan lokasi itu sebagai jalur hijau.(viva)
Polisi Temukan Narkoba di Pabrik Coca-Cola
Nenek 100 Tahun Memenangkan Medali Emas
Mourinho Pecahkan Rekor 138 Tahun MU
Selasa, 30 Agustus 2016
Pemkot Jakarta Selatan Beri Warga Bukit Duri SP1
GULA77 - Ratusan warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan diberikan Surat Peringatan Pertama (SP) 1 untuk mengosongkan wilayah tersebut yang ada di bantaran Kali Ciliwung karena akan digusur. Hingga kini, tinggal 460 rumah yang berada di bantaran kali tersebut. Camat Tebet Mahludin mengatakan, dalam memberikan SP1 kepada warga, pihaknya dikawal anggota Polsek Tebek.
Surat itu berisi agar warga mengosongkan kawasan Bukit Duri yang ada di bataran kali. "Yang diberikan SP1 itu yang sesuai bidang normalisasi. Kemarin (Selasa, 30 Agustus 2016) kami berikan," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (31/8/216). Menurut Mahludin, Pemkot Jakarta Selatan sudah merelokasi warga yang ada di RW 09-11 ke Rusunawa Rawa Bebek sebanyak 150 warga.
Sehingga SP1 pun diterbitkan bagi para warga yang belum pindah itu. Setelah SP1, Pemkot juga akan memberikan SP2, SP3 sampai Surat Perintah Bongkar (SPB). "SP2 diterbitkan setelah tujuh hari dari SP1. Setelah itu, SP3 sekitar satu hari dari SP2, baru nanti kami bongkar," jelas Mahludin. Meski demikian, dia tidak mengetahui waktu pasti penggusuran warga Bukit Duri itu.(sindo)
Israel Mengekspor Ganja Untuk Kepentingan Medis
Sewa Seribu Taksi Berisi Iklan Maaf ke Istrinya
Atletico Beri Peringatan Pada Antoine Griezmann
Minggu, 28 Agustus 2016
Walaupun Ucapannya Kasar, Ahok Tetap Didukung Ibu-ibu
GULA77 - Puluhan warga dari Komunitas Juang Perempuan Jakarta Utara, mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Ketua Komitas Juang Jakut, Nur Ningsih (52 tahun), mengatakan bahwa di pemerintahan Ahok-Djarot sudah banyak program kerja yang sudah dirasakan oleh masyarakat selamat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Pelayanan kesehatan sudah dirasakan oleh masyarakat. Sebelumnya, kita berobat ke Puskesmas dulu jutek-jutek sekarang enggak," kata Nur Ningsih di Jalan Sulawesi, Jakarta Utara. Sementara itu, Iin Sarinah (48), warga Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara menuturkan, alasan mendukung pemerintahan DKI Jakarta karena dinilai Ahok tegas dalam memimpin masalah pelayanan masyarakat.
"Kalau dulu kan para pelayannya santai, sekarang pas dipimpin Ahok para pegawai DKI Jakarta sudah tepat waktu. Salah satunya pelayanan di Kecamatan," katanya. Hal senada juga diutarakan oleh Ari (40), warga Kelurahan Kebon Bawang. Alasannya mendukung pemerintah DKI Jakarta karena banyak bukti kinerja yang dilakukan oleh Gubernur sekarang.
"Pelayanan di Kelurahan bagus, enggak dipersulit semua pelayanan enggak pakai bayar dan juga pelayanan kesehatan di Puskesmas gampang," kata Ari. Meskipun banyak keberhasilan yang dicapai oleh pemerintah DKI Jakarta, namun ia mengakui bahwa gaya komunikasi Ahok masih dinilai agak kasar. "Kalau diperhalus bagus. Tapi kan Pak Ahok tegas orangnya," katanya.(viva)
Bebaskan Anggota, Militan Pro-ISIS Serbu Penjara
Remaja Meksiko Tewas Setelah Dicupang Pacarnya
Mourinho Mengamuk di Carrington Markas Latihan MU
Sabtu, 27 Agustus 2016
Gubernur DKI Resmikan Empat Lapangan Futsal di Monas
GULA77 - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meresmikan lapangan olahraga di dalam komplek Monumen Nasional (Monas). Dalam peresmian tersebut, Ahok mengajak agar masyarakat Jakarta menjaga kebersihan, termasuk toilet. "Saya ingin seluruh warga Jakarta yang berjalan kaki merasa nyaman dan aman.
Selain itu Monas dan tempat yang lain saya ingin ada toilet standar seperti mall-mall, kalau bisa ada AC-nya," ujar Ahok saat peresmian lapangan futsal di Monas, Sabtu (27/8). Selain di Monas, Pemprov DKI sedang menggarap lapangan dan toilet bersih yang sama seperti di Monas. "Kita juga di Lapangan Banteng kita sedang garap, seperti ini juga," katanya.
Dalam hal ini, kata Ahok, dirinya ingin indeks harapan hidup masyarakat Jakarta lebih panjang, menyerupai internasional. Hal itu bisa dilakukan dengan cara berolahraga. "Pusat sekitar 78-an. Paling tinggi di Jakarta Selatan. Saya ingin indeks umur Jakarta kita sama seperti internasional yang orangnya hidup hingga 80-an.
Saya harapkan dengan ini Monas lebih rapih," pungkasnya. Dari data yang dihimpun, Ahok yang memakai polo putih dan celana hitam meresmikan empat lapangan futsal, satu lapangan basket, dan satu lapangan voli. Secara simbolis, Ahok melempar bola basket. Namun, butuh beberapa kali lemparan untuk masuk ke keranjang.(Merdeka)
Pasangan Rusia Kencan Sambil Memanjat Gedung Tertinggi
18 Tahun Bersama Timnas, Keane Umumkan Pensiun
Berantas Bandit Narkoba, Jangan Takut HAM
Jumat, 12 Agustus 2016
Peringati Hari Kemerdekaan, Jaya Ancol Siapkan 171 Batang Pinang
GULA77 - Peringati HUT RI Ke-71, PT Pembangunan Jaya Ancol akan menggelar sejumlah perlombaan tradisional, diantaranya 171 batang pohon pinang dipersiapkan untuk warga Jakarta. Pusat kegiatan peringatan Ancol Taman Impian juga akan dipusatkan di dua lokasi, yakni di Pantai Carnaval dan Pantai Lagoon yang merupakan pusat kegiatan perlombaan rakyat dan diiringi juga dengan hiburan musik dangdut.
Wakil Direktur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol, Agus Sudarno, mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah perlombaan tradisional dan sejumlah event untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. "Di Pantai Carnaval kami adakan lomba panjat pinang kolosal sebanyak 171 pohon pinang sedangkan di Pantai Lagoon ada lomba rakyat," ujar Agus, Jumat (12/8) sore.
Lomba panjat pinang tersebut akan diikuti oleh 342 tim (satu tim terdiri dari 4 orang) dengan total 1368 peserta yang dimana dalam satu pohon pinang diperebutkan oleh dua tim. "Dalam lomba panjat pinang ini kami siapkan berbagai macam hadiah seperti sepeda, perabotan elektronik dan perlengkapan rumah tangga dengan nilai total Rp 250 juta," tambahnya.
"Selain itu khusus di tanggal 17 Agustus 2016, kami memberikan promo beli 1 gratis 1 tiket individu pintu masuk gerbang Ancol (tidak berlaku untuk mobil pribadi) dan harga khusus bagi pengunjung wanita untuk masuk wahana Dufan dalam rangka Girl Months," lanjut Agus.
Pada tanggal 17 Agustus 2016 tersebut, pihak Ancol juga menyiapkan 177 personil keamanan, 25 bus wara-wiri, serta 30 unit portabel. Ada 220 personil tenaga kesehatan dan medis untuk menangani pengunjung yang mengalami gangguan kesehatan.(porosjakarta)
Mantan Pemain Inter Hakan Sukur Jadi Buronan
Majikannya Meninggal, Anjing ini Tetap Setia
Ronaldo Segera Resmikan Hotel Miliknya di Lisbon
Langganan:
Postingan (Atom)







