Senin, 09 Mei 2016
Bentrokan di Lokalisasi Kali Dadap, Satu Mobil Dibakar Massa
GULA77 - Bentrok pecah di Lokalisasi Kali Dadap, Kosambi, Tangerang, antara aparat gabungan dengan warga yang menolak penggusuran. Warga melempari petugas dengan batu dan bom molotov. Berdasarkan pantauan, Selasa (10/5/2016) bahkan warga berusaha membakar sebuah pikap yang sedang melintas saat bentrok tiba-tiba pecah.
Warga melemparkan ban bekas yang menyala ke arah mobil. Tindakan warga membuat pengemudi mobil tunggang langgang menyelamatkan diri, sementara api ikut menyulut mobil pikap tersebut. `
Polisi yang mengetahui hal itu langsung berupaya memadamkan api di pikap dan tak lama kemudian api berhasil dipadamkan.
Hingga berita ini diturunkan, pikap yang sebagian bodinya terbakar tersebut masih berada di lokasi, menjadi pemisah antara kubu warga dan polisi. Dalam bentrok ini, sejumlah warga mempersenjatai diri dengan parang, samurai, juga bambu runcing. Sedangkan petugas berkali-kali menembakkan gas air mata untuk meredam aksi warga. Bentrok dipicu penolakan warga atas rencana penggusuruan Lokalisasi Kali Dadap.(Okezone)
Walikota Sadiq Khan
Sampan Berbentuk Vagina
Kasus Kematian Gelandang
Minggu, 08 Mei 2016
Pengelola Apartemen Green Pramuka Paksa Penghuni Bayar Parkir Perjam
GULA77 - Kericuhan terjadi antara penghuni apartemen Green Pramuka dengan pengelola. Hal ini terjadi karena PT Mitra Investama Perdana selaku Badan Pengelola Green Pramuka City menerapkan tarif parkir per jam bagi penghuni yang parkir di lantai dasar dan basement 1 per Kamis, 6 Mei 2016.
Pihak Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Green Pramuka City, Donald Reva Sendow mengatakan, warga merasa keberatan atas aturan ini karena sebelumnya telah dikenakan iuran parkir bulanan.
Dia pun menilai, aturan parkir berbayar ini sepihak karena warga tak diajak berembuk dan ditanya kesediaannya. Sebab dengan aturan baru ini, penghuni akan dikenakan tarif tambahan yakni sebesar Rp 4.000/jam untuk mobil dan Rp 2.000/jam untuk sepeda motor per hari.
"Dan baru efektif tadi, jam 00.00 WIB. Tiap warga sejak pukul 00.00 WIB dikenakan parkir berbayar dan sudah bayar parkir bulanan. Mobil Rp 4 ribu dan motor Rp 2 ribu. Pengelola harus ada bayaran perjam, kebijakan sepihak bisa ditafsir pemaksaan," kata Donald di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat, Jumat (6/5).
Sebelum diberlakukan, warga telah meminta audiensi dengan pihak Polsek Cempaka Putih, Polres Jakarta Pusat, DPRD DKI dan pengelola pada 5 April 2016 lalu. Keputusannya, tidak ada perubahan aturan hingga 30 April, tapi nyatanya pada 6 Mei hari ini aturan ini malah diterapkan dan tak ada pembicaraan lanjutan. "Karena warga atas kepentingan warga dihalangi oleh sekuriti. Orang mau keluar dari daerahnya di halangi.
Sudah ada audiensi dengan Polsek, Polres dan DPRD DKI. DPRD sudah datang," jelas Donald. "Tanggal 5 April kita pengurus dan warga sudah dimediasi Polsek, keputusan 5 April tidak ada perubahan aturan, dan akan ada pembicaraan lanjutan 30 April, deadline.
Sudah ada sosialisasi memang, tapi tiba-tiba langsung diterapkan," sambungnya. Terkait kericuhan tadi pagi, Donald menjelaskan, kejadian itu bermula ketika warga yang ingin keluar dihalangi oleh pihak sekuriti dan diwajibkan membayar.
Warga yang menolak akhirnya memaksa mengangkat palang parkir sehingga terjadi cekcok mulut dan berujung pada baku hantam. "Itu palang sudah tidak ada, mobil mau ngotot-ngototan dihalangi sekuriti. Dan maju maju maju, sekuriti marah mukul mobil, langsung terjadi keributan," tandasnya.(Merdeka)
Masjid Terbesar Didunia
Video Makan Pisang
Bertahan di King Power
Jumat, 06 Mei 2016
Selama Liburan Panjang Kawasan Kota Tua Dipadati Wisatawan
GULA77 - Kawasan Kota Tua menjadi salah satu tujuan wisata untuk mengisi masa libur panjang akhir pekan ini. Kepadatan pengunjung mulai terjadi sejak pintu keluar Stasiun Jakarta Kota menuju kawasan Kota Tua. Semakin siang, sepanjang trotoar padat karena pengunjung berhenti di pedagang kaki lima yang berjejer. Kendati pengunjung membeludak, Komandan Pleton Satuan Tugas Unit Pengelola Kawasan Iwan Sumarsono menyatakan tidak ada pengamanan khusus selama masa liburan ini.
"Pengamanannya seperti biasa sesuai dengan prosedur, meliputi pengamanan area, fasilitas cagar, dan pengunjung," kata Iwan saat ditemui di Posko Informasi UPK Kota Tua, Jakarta, Jumat. Sebanyak 21 petugas dikerahkan dalam mengamankan area di kawasan wisata ini. Jumlah petugas ini kemudian dibagi ke beberapa titik sesuai dengan tingkat kerawanannya. Contohnya, di sisi yang dekat dengan Museum Bank Indonesia ditempatkan personel yang lebih banyak.
"Di sana rawan copet," ucapnya. Untuk pengamanan di sekitar Museum Fatahillah, ujar dia, satgas juga akan dibantu polisi. Ia menuturkan, semakin malam, pengunjung Kota Tua semakin ramai. Kepolisian dan militer, kata dia, akan membantu mengatasi persoalan kriminal. "Kalau malam, petugas juga menyisir kawasan di dalam," katanya. Menurut dia, kawasan Kota Tua sudah ramai sejak Kamis malam kemarin.
Ia meyakini pengunjung akan terus bertambah seiring dengan libur akhir pekan. Kawasan Kota Tua adalah satu destinasi wisata warga Ibu Kota mengisi waktu libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih dan Isra Miraj. Di kawasan tersebut, terdapat beberapa obyek wisata, seperti Museum Wayang, Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik, serta Museum Bank Indonesia.(Tempo)
Gelombang Panas di Jepang
Tom & Jerry Disalahkan
Pendukung Menang Taruhan
Kamis, 05 Mei 2016
Kapal Sabuk Nusantara 46 Kandas di Perairan Kepulauan Seribu
GULA77 - Ratusan penumpang yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu direpotkan saat Kapal Sabuk Nusantara 46 sempat kandas di Perairan Pulau Gosong Sekati, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, Kamis 5 Mei 2016. Wakil Direktur (Wadir) Polair Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar ZH Dapas, membenarkan kejadian tersebut.
"Kapal Sabuk Nusantara 46 yang mengangkut sejumlah penumpang, yang ingin berlibur wisata ke Kepulaun Seribu kandas di Perairan Pulau Gosong Kepulauan Seribu Utara. Kejadian diperkirakan sekitar pukul 11.05 WIB,” ujar Dapas. Dapas menjelaskan, peristiwa ini bermula saat kapal yang bertolak dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara sekitar 08.15 WIB, menuju ke Kepulauan Seribu.
Kapal tersebut dinakhodai Kapten Abbas Siraju dan membawa penumpang sebanyak 115 orang. "Rinciannya dewasa ada 113 orang, sementara anak-anak 2 orang. Sekitar pukul 09.35 WIB, kapal pun bersandar di Dermaga Timur Pulau Untung Jawa terlebih dahulu, untuk menurunkan penumpang yang bertujuan ke Pulau Untung Jawa," ucap Dapas.
Selanjutnya, saat kapal bertolak kembali dari dermaga Pulau Untung Jawa untuk mengantar penumpang tujuan ke Pulau Pramuka, kapal itu pun terkepung karang dan sempat kandas di Perairan Pulau Gosong Sekati. "Penumpang sempat panik lantaran takut kapal tenggelam akibat terkandas karang.
Kami pun mendapat laporan akan hal itu, dan sekitar pukul 11.30 WIB, sebagian penumpang dievakuasi oleh beberapa personel dari Polsek Kepulauan Seribu, Polair Polda Metro Jaya (PMJ), dan Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kabupaten Kepulauan Seribu, ke Kapal Kerja Sudinhubtrans, dan Kapal Patroli KP- 2008 milik Dit Polair PMJ," ucapnya.
Dapas menambahkan, untuk sementara sebagian penumpang dievakuasi ke kapal Sudinhubtrans Kepulauan Seribu dan Kapal Ditpolair Polda Metro. Sementara untuk Kapal Sabuk Nusantara 46, kata Dapas, pihaknya mengupayakan membantu agar kapal itu lepas dari kandasnya karang.
"Setelah lepas dari karang, Kapal Sabuk Nusantara 46 pun bisa melanjutkan perjalanan. Sebagian penumpang yang dievakuasi dinaikkan kembali ke Kapal Sabuk Nusantara 46. Sekitar pukul 12.15 WIB, Kapal Sabuk Nusantara 46 kembali bisa melanjutkan perjalanannya," kata Dapas.(Viva)
Ribuan Warga Dievakuasi
Anjing Yang Setia
Tevez Dalam Daftar
Rabu, 04 Mei 2016
Taman Margasatwa Ragunan Rebut 2 Rekor Dunia, Termurah Dan Terbanyak
GULA77 - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku bangga dengan Taman Marga Satwa Ragunan. Pasalnya, Djarot mengklaim Ragunan telah mampu memecahkan dua rekor dunia. Hal itu pula yang membuat kebun binatang ini tetap dicintai masyarakat Jakarta. "Satu, Ragunan telah mampu menjual tiket termurah, yaitu Rp 4.000 per orang dan jumlah pengunjung terbanyak setiap tahun," kata Djarot di Taman Marga Satwa Ragunan, Rabu, 4 Mei 2016.
Dengan demikian, ucap Djarot, kebun binatang ini sudah sepatutnya mendapat perhatian pemerintah.
Djarot mengaku tidak masalah jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memberikan subsidi kepada tempat wisata ini hingga Rp 40 miliar. "Subsidi tersebut juga akan digunakan, selain untuk tiket masuk, juga untuk biaya pemeliharaan hewan dan tumbuhan langka," tutur Djarot. Ragunan adalah kebun bintang yang terletak di Jakarta.
Kebun binatang seluas 140 hektare ini didirikan pada 1864. Setiap tahun, jumlah pengunjungnya bisa mencapai 5,2 juta orang. Akhir pekan ini menjadi akhir pekan yang panjang atau long weekend.
Pasalnya, Kamis-Jumat, 5-6 Mei 2016, adalah hari libur masing-masing memperingati kenaikan Isa Almasih dan Isra Miraj.
Diperkirakan, jumlah pengunjung kebun binatang ini akan melonjak tajam pada long weekend ini. Selain itu, mulai hari ini, semua pengunjung diwajibkan menggunakan e-ticketing dengan kartu JakCard. Penerapan e-ticketing ini telah diresmikan Djarot Saiful Hidayat. Semua akses pintu masuk juga telah diberlakukan sistem nontunai tersebut.(Tempo)
Pernikahan Sesama Jenis
Teh Termahal Didunia
Okazaki Belum Percaya
Senin, 02 Mei 2016
Pesawat Lion Air Bersenggolan di Bandara Soekarno-Hatta
GULA77 - Dua pesawat Lion Air, masing-masing bernomor penerbangan JT026 rute Jakarta-Denpasar dan JT770 rute Jakarta-Manado, bersenggolan di landasan pacu Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (1/5/2016) malam. Akibat kejadian itu, sayap pada tiap-tiap pesawat rusak dan tidak bisa beroperasi untuk sementara waktu.
"Yang kena di bagian sayapnya, masih masuk hitungan kerusakan minor. Penumpangnya tidak kenapa-kenapa, langsung kami terbangkan dengan pesawat pengganti," kata Public Relation Lion Air Andy Saladin. Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun pihaknya, kata Andy, insiden itu terjadi ketika salah satu pesawat bergerak dari apron menuju taxi way atau hendak bersiap menuju landasan guna lepas landas.
Andy belum menjelaskan secara detil mengenai hal yang membuat kedua pesawat Lion Air itu bersenggolan. Namun, dia meyakini, pilot dan kru tiap-tiap pesawat sudah bertindak sesuai dengan arahan dari air traffic controller (ATC) atau menara pengawas. "Semuanya sudah sesuai arahan ATC, kami ikut arahan dan perintah ATC seperti biasanya," tutur Andy.(Kompas)
Gembong Narkoba Peru
Restoran Bugil
Tewas Tersambar Petir
Sabtu, 30 April 2016
Ribuan Buruh Dari Berbagai Serikat di Tangerang Bergerak Menuju Stadion Gelora Bung Karno
GULA77 - Ribuan buruh yang tergabung dari berbagai serikat di wilayah Tangerang, mulai bergerak menuju Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, yang jatuh hari ini. Berdasarkan pantauan, ribuan buruh Tangerang berkumpul di rest area KM 14 Tol Karang Tengah, Tangerang untuk bersama-sama menuju Jakarta.
Menurut salah seorang Koordinator Aksi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Tangerang, Susilo, tujuan para serikat buruh menuju Jakarta untuk menuntut hak-hak buruh yang sampai saat ini belum terealisasi.
"Meskipun peringatan May Day ini jatuh pada hari libur, kami tetap akan melakukan orasi di Jakarta. Karena, May Day merupakan bentuk di mana kami harus memperjuangkan hak secara internasional," ungkapnya, Minggu, 1 Mei 2016. Dia menyatakan, tuntutan buruh pada peringatan May Day tahun ini fokus pada pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 terkait pengupahan, hingga persoalan jaminan kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Para buruh kali ini menyuarakan setop pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak oleh perusahaan. Pantauan di lokasi, ribuan buruh Tangerang bergerak menuju Jakarta menggunakan bus dan kendaraan roda dua. Dalam aksinya menuju Jakarta, ribuan buruh juga mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polresta Tangerang.(Viva)
Bayi Lahir di Pesawat
Meminjam Selama 68 Tahun
Jersey Leicester 1Miliar Pounds
Langganan:
Postingan (Atom)








