Kamis, 28 April 2016
Parkiran Rusun Dipenuhi Mobil, Pemprov DKI Kesal
GULA77 - Banyak mobil yang terparkir di sekitaran rusun-rusun di Jakarta mendapat sorotan banyak pihak, contohnya di rusun Kapuk Muara, Jakarta Utara. Hal ini menguatkan dugaan penyalahgunaan kepemilikan rusun. Padahal, seharusnya diberikan bagi warga relokasi dan notabene tidak mampu. Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Sunardi Sinaga membenarkan hal itu.
Dia pun meminta kepada lurah dan pejabat setempat untuk mengecek dan melaporkan jika ada pemilik rusun yang kedapatan memiliki mobil. "Makanya perlu peran pimpinan wilayah seperti lurah untuk cek, di sekitar rusun mobil siapa saya yang parkir, kalau punya warga rusun segera dilaporkan," kata Sunardi saat dihubungi, Kamis (28/4). Lebih lanjut, katanya, koordinasi ini dilakukan sebab pihaknya kesulitan menjangkau dan melakukan penertiban hingga ke dalam jalan-jalan di perumahan warga.
Oleh sebab itu, Sunardi pun meminta kepada lurah-lurah untuk memperketat pengawasan penggunaan rusun. Pengawasan ini akan bersinergi dengan rencana pihak Dishub DKI yang akan menerjunkan satuan tugas (satgas) untuk melakukan penertiban. "Ke depannya kita berencana untuk menambah unit pasukan kita hingga tingkat kecamatan, jadi ada semacam kasatgas wilayah, tapi saat ini pengawasan para lurah harus diutamakan," tegas Sunardi.(Merdeka)
Menutup Penampungan Imigran
Menonton Video ISIS Ditangkap
Diego Simeone Dilarang
Selasa, 26 April 2016
Ahok Tidak Khawatir Bila Menteri Susi Menjadi Calon Gubernur DKI
GULA77 - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak mempermasalahkan masuknya nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam bursa pencalonan Gubernur DKI Jakarta 2017. Menurut dia, sebagai daerah khusus ibu kota, Jakarta seharusnya bisa menjadi etalase negara.
"Saya kira tidak jadi masalah. Saya perlu sampaikan, ini Jakarta, daerah khusus ibu kota, tentu harusnya menjadi etalase negara. Yang jadi gubernur harus jadi yang terbaik dari yang terbaik," kata Ahok—sapaan Basuki—di Lapangan IRTI Monas, Senin, 25 April 2016.
Ahok menuturkan setiap warga DKI Jakarta mempunyai gagasan berbeda-beda, termasuk dalam hal memilih pemimpin. Setiap orang, kata dia, bebas memilih pemimpin apakah ia seorang perempuan, rohaniwan, berkepribadian santun, atau lebih pintar. (Tempo)
Gajah Mati Kelelahan
Berhubungan Badan Diperon
Hazard Pilih Leicester
Senin, 25 April 2016
Sejumlah Warga Bekasi Antusias Naik Bus Transjakarta
GULA77 - Sejumlah warga Kota Bekasi, Jawa Barat, antusias naik bus Transjakarta di wilayah setempat, Senin, 25 April 2016. Sejak beroperasi sekitar pukul 05.00-09.00, tercatat sekitar 200 penumpang yang sudah menggunakan jasa angkutan massal tersebut. "Bagus, kalau bisa ditambah armadanya agar tak kelamaan menunggu," kata Rizal, 49 tahun, warga Bekasi Timur, Senin, 2016.
Menurut dia, angkutan jenis itu sangat dibutuhkan di Kota Bekasi, mengingat mobilitas warga cukup tinggi menuju Jakarta. Selain angkutan yang dianggap nyaman, kata dia, tarif yang ditetapkan cukup terjangkau. Warga lain, Nina, 26 tahun, mengatakan kelebihan bus Transjakarta adalah tarifnya yang cukup murah. Dengan uang Rp 3.500, penumpang sudah bisa menuju daerah tujuan di Jakarta.
"Meskipun harus transit tidak masalah. Sebab, di Jakarta, ketersediaan bus cukup banyak," ujar penumpang tujuan Grogol, Jakarta Barat, ini. Berbeda dengan naik bus lain yang tarifnya bisa mencapai Rp 10-13 ribu sekali naik. Petugas pengelola Transjakarta, Avvi Sihombing, mengatakan pihaknya baru membersihkan dua shelter yang ada di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur. Selain itu, pihaknya masih menaikkan penumpang di luar shelter untuk sosialisasi.
"Setelah sosialisasi dianggap cukup, nanti penumpang harus naik di shelter," tutur Avvi di shelter Bulak Kapal. Sejak dibuka mulai pukul 05.00, menurut dia, sudah lebih dari seratus penumpang naik dari shelter tersebut dengan jurusan Grogol. Ia mengatakan jumlah armada sebanyak lima unit dianggap penumpang masih terlalu sedikit.
"Karena masih sebatas uji coba, Rabu, Jumat, akan ditambah," ucap Avvi. Petugas Transjakarta di shelter Jalan Tol Bekasi Barat, Muhhamad Yusuf, mengatakan, sejak penjualan tiket dibuka pada pukul 05.00-09.00, lebih dari seratus penumpang menggunakan bus Transjakarta menuju Bundaran HI dan Tanjung Priok.
"Masih banyak warga yang ingin naik bus langsung ke tujuan. Sebetulnya, naik dari sini dengan tujuan mana saja di Jakarta bisa, tapi harus transit," katanya. Seperti diketahui, hari ini bus Transjakarta mulai uji coba tiga rute. Di antaranya Bekasi-Grogol (start di shelter Jalan Tol Bekasi Barat), Bekasi-Bundaran HI (start di shelter Jalan Tol Bekasi Barat), dan Bekasi-Tanjung Priok (start di Terminal Bekasi).(Tempo)
Profesor Digorok Pro-ISIS
Tradisi Perjodohan Kamboja
Sakho Terjerat Doping
Sabtu, 23 April 2016
Akan Didenda Rp500 Ribu Buat Para Pelanggar Marka Jalan
GULA77 - Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya Budiyanto mengatakan pelanggaran terhadap garis stop atau stop line berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Namun, ucap dia, masyarakat masih sering mengabaikan atau kurang peduli.
Padahal sanksi pidana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pelanggaran marka jalan juga diatur dalam Pasal 287 ayat 1 juncto Pasal 106 ayat 4 huruf a dan b. "Pelanggar marka jalan diancam pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu," ujar Budiyanto dalam pesan tertulisnya, Sabtu, 23 April 2016.
Budiyanto menuturkan jenis pelanggaran dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yakni pelanggaran berat, sedang, dan ringan. "Pelanggaran berat adalah pelanggaran yang membahayakan keselamatan di jalan dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," kata Budiyanto. Pelanggaran berat di antaranya kecepatan melebihi batas, melawan arus, serta melanggar lampu lalu lintas dan garis stop.
Pelanggaran sedang adalah yang mengganggu jalan dan berdampak pada kemacetan, seperti parkir dan ngetem. Sedangkan pelanggaran ringan berkaitan dengan administrasi kendaraan bermotor. "Misalnya tidak membawa SIM, STNK, ataupun pelat nomor," ucap Budiyanto.(Tempo)
Dilarang Masuk ke Thailand
Berpenduduk Satu Orang
Jumat, 22 April 2016
Halte Senen Jadi Surganya ABG Pesta Narkoba
GULA77 - Halte di kawasan Senen Jakarta Pusat di geruduk Satuan Narkoba Polsek Cempaka Putih pada 21 April 2016. Menurut Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Suyatno, halte tersebut disinyalir jadi tempat pesta narkoba oleh para pemuda. "Anggota mendapat informasi bahwa di Halte Atrium Senen suka digunakan anak baru gede (ABG) menggunakan narkoba dan obat terlarang," kata Suyatno kepada wartawan Jumat, 22 April 2016.
Suyatno menceritakan, awalnya, polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap seorang pemuda bernama Toni Gunawan (31) yang masuk ke dalam salah satu daftar pencarian orang (DPO). Setelah penyelidikan membuahkan hasil dan Toni tertangkap, secara kebetulan polisi juga mengungkap beberapa anak muda lainnya yang sedang menggunakan narkotika. "Toni yang diincar awalnya.
Namun pada saat penangkapan di tempat tersebut (Halte Atrium Senen), ada beberapa anak, selanjutnya anggota melakukan penyelidikan dan langsung melakukan pengeledahan terhadap beberapa anak muda lainnya yang berada di sana," ujarnya. Dalam penangkapan tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu linting di diduga narkotika jenis daun ganja kering.
Ganja itu di bungkus kertas warna coklat dengan berat bruto 0,47 gram. “Kita geledah tersangka, kemudian kita dapatkan barang bukti itu, selanjutnya tersangka dan barang buktinya kita amankan," jelasnya. Tersangka saat ini digiring ke kantor polisi sektor Cempaka Putih untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Polisi sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam terhadap beberapa anak muda tersebut," ujarnya.(Viva)
Kanada Legalkan Ganja
Pria Yang Setia
Rooney Digeser Rashford
Rabu, 20 April 2016
105 Bangunan di Pacuan Kuda Pulomas Dibongkar Satpol PP
GULA77 - Sebanyak 250 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur membongkar 105 bangunan, termasuk asrama joki pacuan kuda di Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Rabu, 20 April 2016. Dari hari Sabtu kami sudah bongkar sendiri.
Hari ini baru pemda dan Satpol PP mulai membongkar asrama, bangunan-bangunan semipermanen, dan bedeng," ujar salah satu penghuni di kawasan Pacuan Kuda Pulomas, Johny Ratu. Satpol PP Jakarta Timur mulai melakukan pembongkaran sejak pukul 08.00. Para penghuni berlarian sambil menyelamatkan barang-barangnya yang tersisa dari pembongkaran tersebut.
Johny kecewa dengan adanya pembongkaran. Pembongkaran ini akan mempersulit penghuni area itu, yang mayoritas adalah pekerja merawat kuda, joki, dan pelatih kuda. "Tentu gusuran seperti ini kami tidak terlalu senang. Kami punya anak, punya cucu, punya pekerjaan.
Semua kehidupan kami dari sini," kata Johny. Sebelum pembongkaran berlangsung, 625 personel gabungan dari Satpol PP Jakarta Timur, polisi, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan dinas-dinas terkait, mengikuti apel pagi bersama Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana. Mereka dikerahkan untuk membantu menertibkan penggusuran ini.(Tempo)
Mayat diperairan Italia
Sembunyi di Mesin Cuci
Saya Terlalu Cepat
Senin, 18 April 2016
Demi Impiannya Jadi Gubernur, Lulung Ikuti Semua Penjaringan Parpol
GULA77 - Ambisi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung untuk bersaing dengan petahana Basuki Tjahaja Purnama dalam Pilgub DKI tampaknya cukup besar. Agar impiannya terwujud, Lulung mengaku giat mengikuti setiap penjaringan yang akan digelar semua partai politik. "Siapa yang membuka pendaftaran, saya akan ikut. Kalau Gerindra buka, saya ikuti.
Saya belum ke sana nanti tim saya yang urus," kata Lulung di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/4). Politisi PPP ini juga mengklaim, manuvernya itu telah mendapat persetujuan dari Ketua Umum Djan Faridz. "PPP sudah nyalonin saya dari partai yang sah mencalonkan saya," Saking besarnya keinginan Lulung menduduki tampu orang nomor satu di Jakarta,
Lulung sampai rela dicalonkan dan diusung menjadi cagub ataupun cawagub dari partai politik. Menurut Lulung, menjadi DKI 1 bukan hanya sekedar ambisi, melainkan karena ingin berkontribusi dalam meningkatkan percepatan pembangunan di Jakarta. "Persoalan keputusan siapa cagub-cawagub persoalan mereka, di tingkat nasional berembuk, dicalonkan cagub cawagub Alhamdulillah, enggak dicalonkan Alhamdulillah.
Karena hasil interview yang penting bagaimana percepatan pembangunan," tegasnya. Seperti diketahui, Lulung tampaknya memiliki minat yang besar menjadi orang nomor satu di Ibu kota. Beberapa langkah dilakukan, seperti salah satunya dengan mendaftar penjaringan PDIP pada (14/4) lalu.(Merdeka)
Komplek Olahraga Mewah
Diguncang Gempa 2 Kali
Langganan:
Postingan (Atom)






